Iklan

https://www.prigelnews.com/html

Warga Keluhkan Suara Bising dan Polusi dari Aktifitas Batching Plant Milik PT. MUTIARA INDAH PURNAMA

Minggu, 17 Oktober 2021, Oktober 17, 2021 WIB Last Updated 2021-10-17T08:34:40Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Prigelnews.com | CianjurAktivitas tempat proses pembuatan beton ready mix atau yang dikenal dengan nama batching plant, milik PT. MUTIARA INDAH PURNAMA, dengan no kontrak, 620/239/SP/Pemb.Jln/PUPR/2021. Dengan lalu-lalang truk molen di Desa Bojonglarang, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur. Kini mendapatkan respon negatif dari warga setempat. Pasalnya aktivitas produksi cor beton tersebut memicu polusi udara dan menggangu kenyamanan warga setempat. 

Bahkan beberapa warga menyatakan dengan tegas, bahwa tidak adanya koordinasi dengan warga, hal tersebut juga di benarkan oleh ketua RW 003 dan ketua RT 002, tentang tidak adanya koordinasi dengan lingkungan, minggu 17-10-2021.

Menurut warga yang tidak ingin namanya disebutkan mengaku, pengoperasian Batching Plant ini tidak memperhatikan keberadaan warga sekitar. Suara bising dan Polusi udara yang diakibatkan sangat menganggu, apa lagi suara bising di malam hari.

“Kita merasa dirugikan dengan adanya kegiatan produksi campuran beton ini. Efeknya dari produksi ini itu polusi udara. Debunya beterbangan kemana kemana, sebagai bentuk penolakan, kami sebagai warga menandatangani pernyataan tidak setuju.  karena tidak ada koordinasi dulu dengan warga terdekat ataupun izin dari Ketua Rt, Rw kami,” ujar warga RT 002 RW 003 tersebut.

Selain itu warga tersebut juga mengeluhkan suara bising yang dihasilkan dari pengoperasian mesin batching plant tersebut. Ia menjelaskan, apalagi operasional hingga larut malam menyebabkan suara bising mesin produksi mengganggu waktu istrahat warga.

"Biasanya mesin beroperasi sampai malam hari, hingga jam 12 malam pun mesin juga belum berhenti, Kami juga butuh istirahat. Kondisi mesin yang berisik sangat mengganggu warga sekitar. Anak kita menangis tengah malam karena suara bising mesin, Kasihan rumah rumah warga sekitar. Dia (perusahaan) dapat uang, kami dapat debu dan suara bising saja," pungkasnya. (Suparman)

Komentar

Tampilkan

Terkini