Iklan

https://www.prigelnews.com/html

Presiden LSM LIRA Jusuf Rizal : Tantangan Kapolri Saat Ini Melawan Stigma Negatif Masyarakat

Jumat, 29 Oktober 2021, Oktober 29, 2021 WIB Last Updated 2021-10-30T04:57:43Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Prigelnews.com | Padang — Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) HM. Jusuf Rizal menyebutkan tantangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat ini adalah melawan stigma negatif masyarakat terhadap institusi Kepolisian. Masalah tersebut dipicu oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang kurang berintegritas.

Hal tersebut disampaikan Jusuf Rizal yang juga Ketua Presidium Relawan Jokowi-KH.Ma’ruf Amin The President Center pada Pilpres 2019 menjawab pertanyaan wartawan di Padang, Sumatera Barat, tentang maraknya perilaku negatif oknum-oknum Kepolisian di berbagai daerah, Sabtu (30/10/2021).

Pria berdarah Madura-Batak yang kerap mengkritisi kinerja Kepolisian tersebut, saat ini institusi Kepolisian dalam ujian. Perilaku oknum-oknum Kepolisian yang kurang berintegritas, telah menimbulkan rendahnya kepercayaan masyarakat. Bahkan di media sosial muncul tagar #PercumaLaporPolisi.

“Ini merupakan tantangan berat Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Melawan stigma negatif masyarakat terhadap institusi kepolisian,” tutur Jusuf Rizal aktivis pekerja dan buruh Sekjen Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) itu

Menurutnya, jika tidak segera ada pembenahan akan dapat menjadi kontraproduktif terhadap upaya membangun citra dan wibawa Kepolisian sebagai Pengayom, Pelindung, dan Pelayan Masyarakat. Jika kepercayaan masyarakat hilang, stabilitas keamanan akan terganggu.

Jusuf Rizal memberi saran dan masukan kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya agar meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), baik di bidang leadership, manajemen, maupun SDM Penyidik. Karena faktor utama ketidakpercayaan banyak dikontribusi kualitas penyidik.

Dikatakan Jusuf Rizal, para penyidik Kepolisian, khususnya di daerah, memang kurang berkualitas sehingga dalam membedah kasus jauh dari prinsip keadilan, nurani, dan kemanusiaan. Bahkan penyidik tidak jarang ikut bermain dan masuk angin. Tidak jarang juga diintervensi dari atas sebagai titipan.

Di sisi lain, LSM LIRA memberi apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tegas menegakkan disiplin kepada anggota Kepolisian yang melanggar aturan. Selain itu sikap humanis Kapolri dengan program Presisi dapat menekan laju penurunan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian.

“LSM LIRA menyarankan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dapat merangkul organisasi sosial kemasyarakatan untuk ikut ambil bagian dalam program Kamtibmas (Ketertiban Masyarakat), baik media, LSM, organisasi keagamaan, dll. Hasil survei sebelumnya saat menjadi Kabareskrim dapat menjadi acuan,” tegas Jusuf Rizal, yang kini mewadahi para Driver-Biker-Ojek Kamtibmas Community (DBOKC) Mitra Kepolisian, Federasi Serikat Pekerja Transportasi Seluruh Indonesia (FSPTSI).

Jusuf Rizal juga mengingatkan, bahwa perhatian besar Presiden Jokowi terhadap Institusi Kepolisian harus disikapi secara positif. Jangan euforia sehingga aparat Kepolisian tidak waspada. Sebab kelemahan institusi Kepolisian akan berdampak kepada citra dan wibawa Presiden Jokowi dimata masyarakat.

Pada bagian akhir wawancara dengan Jusuf Rizal yang sebelumnya membongkar kasus dugaan korupsi Alkom, Jarkom Polri serta Rekening Gendut Pati Polri itu, meminta Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar membuat “Kotak Pengaduan Masyarakat” yang dikelola khusus oleh tim khusus Kapolri. Dengan demikian Kapolri dapat memperoleh masukan langsung berbagai masalah untuk dapat ditindaklanjuti secara cepat.(*)

Komentar

Tampilkan

Terkini