Iklan

https://www.prigelnews.com/html

Polisi Johor Merebut Obat RM. 201,8 Juta, Terbesar Dalam Sejarah JSJN

Selasa, 22 Juni 2021, Juni 22, 2021 WIB Last Updated 2021-06-23T05:39:22Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Prigelnews.com, Johor Bahru - Polisi Johor menyita berbagai jenis obat yang diperkirakan pada RM. 201,8 juta, yang terbesar dalam sejarah Departemen Investigasi Krimum Narkotika (JSJN), RAID di sekitar kota itu pada hari Kamis dan Jumat.


Kepala Polisi Johor, Datuk Ayob Khan Mydin Pitchay, mengatakan obat-obatan yang dapat mengakomodasi permintaan sekitar 11,3 juta pecandu disita setelah polisi berhasil membongkar tiga toko penyimpanan dalam serangan itu.


Dia mengatakan prekursor dan peralatan pengolahan obat juga disita dalam operasi yang dilakukan di Taman Gunung Austin dan Setia Indah.


Dia mengatakan itu adalah tindak lanjut dari operasi JSJN Johor, pekan lalu, yang mengarah ke 15 penangkapan, serta penemuan dua toko penyimpanan dan dua laboratorium ilegal yang melibatkan seluruh penyitaan narkoba dan situan sebesar RM131,27 juta.


Dia mengatakan operasi tindak lanjut diluncurkan dari paparan dari empat dari 15 tersangka.


Dia mengatakan serangan ini melibatkan sebuah bangunan pabrik di Taman Gunung Austin dan dua rumah sewa dalam setia yang cantik diduga menjadi toko obat.


"Informasi terbaru mengungkapkan bahwa sindikat penyelundupan obat dicurigai aktif sejak 2018 dengan membawa bahan baku dan peralatan yang dapat diandalkan dari Tiongkok yang dapat bertahan selama tiga tahun.


"Modus Operandi dari sindikat ini adalah untuk menyewa tempat pabrik dan dugaan rumah untuk digunakan sebagai penyimpanan dan toko obat.


"Hasil dari serangan itu, polisi menyita 3,20 ton bubuk ekstasi, 26,1 kilogram (kg) fluida ekstasi dan 117kg Eramin 5 bubuk dengan nilai keseluruhan yang diperkirakan mencapai RM201 juta.


"Polisi juga merebut uang tunai sebesar RM5,8 juta, empat kendaraan mewah dan 30 jenis perhiasan senilai RM124.435,09, serta 62 rekening bank yang melibatkan nilai keseluruhan RM8,6 juta," katanya pada konferensi pers di Kantor pusat polisi kontingen (IPK) Johor, di sini, hari ini.


Juga hadir adalah Wakil Kepala Polisi Johor, Datuk Khaw Kok Chin.

Ayob Khan mengatakan polisi juga menangkap seorang pria berusia 34 tahun di pabrik Gunung Austin Park Factory, 14 Januari, dan seorang lelaki berusia 38 tahun lainnya di Taman Gaya, Ulu Tiram, kemarin, untuk dikembalikan dalam investigasi .


Dia mengatakan 15 tersangka sebelumnya tetap dihidupkan kembali selama empat hari hingga Rabu mendatang untuk membantu menyelidiki kasus-kasus di bawah Bagian 39B dari Undang-Undang Obat Berbahaya 1952.


Sementara itu, katanya, selama 1 Januari hingga kemarin, JSJN Johor menangkap 505 orang untuk berbagai pelanggaran narkoba, serta membuat rampasan 5,5 ton.

"Seluruh obat yang disita bernilai RM327,39 juta, sedangkan properti bernilai RM14,91 juta juga disita," katanya.


Sebelumnya, media melaporkan bahwa Polisi Johor menyita berbagai jenis obat senilai RM125,8 juta yang dapat menampung 5,4 juta pecandu, dalam 16 serangan pada hari Sabtu dan Minggu.


Departemen Investigasi Kriminal Bukit Aman (JSJN) Direktur Datuk Razarudin Husain @ Abd Rasid mengatakan bahwa keberhasilan pembajakan obat terbesar di Malaysia, yang melibatkan penyelundupan dan sindikat perdagangan narkoba, pada awal tahun ini.


Dia mengatakan 16 penggerebekan dua hari dimulai pukul 14:45 pada hari Sabtu hingga 6,40 sore pada hari Minggu melihat 15 tersangka, delapan pria dan tujuh penduduk setempat berusia 17 dan 62 tahun.

Sumber : Jamil Jr89

Komentar

Tampilkan

Terkini