Iklan

https://www.prigelnews.com/html

Jalan Rusak Akibat Kendaraan Angkut Kayu Lok, Masyarakat Resah Serta Geram

Rabu, 23 Juni 2021, Juni 23, 2021 WIB Last Updated 2021-06-24T02:37:32Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

PRIGELNEWS.COM, Palangkaraya - Maraknya ilegal logging yang berada di areal gumas membuat masyarakat menjadi resah serta geram akibat kendaraan yang lalu lalang membawa kayu Gelondongan (LOG), kendaraan yang bermuatan kayu Log ilegal ini sama sekali tidak memperhatikan jalan yang mereka gunakan, sementara dampak dari kendaraan yang membawa kayu Log ini membuat jalanan rusak sehingga menimbulkan kemacetan, rusak jalan ini berlokasi di wilayah area Kuala Kurun Palangka Raya Kalimantan Tengah, Rabu, 23/6 2021


Ketika kami selaku awak media memantau kelapangan kemacetan terjadi akibat jalan rusak.

https://www.prigelnews.com/2021/06/merajut-persatuan-dan-kesatuan-korem.html

Penuturan dari salah seorang warga masyarakat sekitar ketika kami wawancarai mengatakan bahwa "Akibat adanya kendaraan yang setiap hari membawa kayu Log yang membawa muatan lebih dari kapasitas sehingga jalan ini menjadi rusak." Tuturnya salah seorang warga masyarakat yang tidak mau di sebutkan namanya


"Awalnya jalan ini bagus tidak berlobang, setelah adanya aktifitas kendaraan bermuatan kayu Lok yang melebihi kapasitas, jalan ini tidak lama menjadi rusak berlobang, warga masyarakat sekitar menjadi resah dan geram dengan setiap hari yang biasa jalanan itu lancar sekarang macet." Tambahnya


Surat yang dikeluarkan oleh Gubernur Kalteng ternyata tidak di indahkannya oleh kendaraan yang membawa kayu Log, dan kendaraan tersebut terus beroperasi hingga warga masyarakat sekitar menjadi geram.


Masih di lokasi yang sama warga masyarakat yang lainnya menuturkan bahwa, "Rencana nya kami akan gelar aksi ke gedung DPRD Gumas tanggal 28 Juni 2021 dan akan menuntut pertanggung jawaban dari Pemerintah setempat dengan adanya pembiaran kendaraan yang membawa kayu Log dengan melebihi kapasitas." Ucapnya


" Mengenai rencana aksi demo ini, warga masyarakat sudah berembuk dengan Kapolres setempat." Tambahnya. 


Pada saat warga berdiskusi dengan pihak Kapolres Gumas, beliau menyatakan bahwa, "Warga masyarakat salah alamat kalo demo kesini, ini Polres, sebab yang bertanggung jawab mengenai rusak jalan bukan pihak kami." Ungkap salah seorang warga yang hadir saat berdiskusi dengan Polres. 


Warga Masyarakat akan gelar aksi demo besar besaran apabila Pemerintah setempat dalam hal ini Pemkab tidak mendengar jeritan kami selaku warga masyarakat sekitar yang setiap hari jalanan macet. Tegasnya


Kayu log yang setiap hari diangkut itu hasil dari penebangan liar, hal ini di benarkan oleh Icong  " Bahwa bener sayalah yang mengendalikan maraknya ilegal logging " Tuturnya saat kami bincang bincang di warung kopi Ato samping Plangka Post.


Lanjut Icong, " Pokoknya apabila ada masalah mengenai kayu dan HPL semuanya itu saya yang ngatur, jadi kalo ada yang mau macam macam saya tuntut nanti bila berani bicara aneh aneh," Ucap Icong dengan nada sombong.


Ada apa dengan Icong, adakah keterlibatan oknum dalam hal ini ? 


Diharapkan kepada instansi terkait untuk memberhentikan kegiatan aktifitas kendaraan pengangkut kayu Log,  sebagaimana telah diatur di dalam undang undang mengenai illegal logging.


Mohon kepada penegak hukum dalam hal ini Kepolisian untuk segera menindak tegas kepada penebang liar ?


Kapolsek, Kapolres, Kapolda serta Mabes Polri agar segera melakukan penindakan kepada penebang kayu liar ( Ilegal Logging ).


Sumber : Irawati

Komentar

Tampilkan

Terkini